Kumpulan Hal-hal yang Menarik..... Menurut si Owner Web ^_^
Tampilkan postingan dengan label hyullshine. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hyullshine. Tampilkan semua postingan

Selasa, Januari 06, 2026

Efek Silent Treatment

Halo halo para pencari insight.. Lama tak bersua :)
Kali ini aku mau bahas tentang Silent Treatment dan dampaknya dari kacamata penulis pribadi ya..
Bagi teman-teman semua pasti ga asing kan dengan istilah Silent Treatment ini? Atau mungkin juga banyak yang pernah mengalami?

Oke. Langsung saja kita bahas dari istilah dulu yaa.

Silent Treatment secara harfiah artinya perlakuan diam. Jadi kita tiba-tiba aja gitu didiemin sama seseorang. Untuk sebabnya sendiri bervariasi ya. Bisa jadi karena ada sebuah konflik, masalah, salah paham, dan masih banyak lagi. Bahkan ada kalanya nih si orang yang didiemin ini ga tau salah dia apa. Aku yakin nih para pencari insight yang baca tulisan ini pasti pernah kan paling engga sekali ngerasain hal ini?

Sekarang kita bahas nih, gimana sih rasanya tiba-tiba didiemin? Gaenak banget kan pastinya.. Well, sebenernya efek atau dampak dari si Silent Treatment ini ga cuma rasa gaenak aja. Tapi semakin lama bisa bikin temen-temen semua ini merasa ga dihargai, rendah diri, diam, ga bisa mengemukakan pendapat dengan baik. Ujung-ujungnya bisa stress sendiri.

Sebenernya kunci dari Silent Treatment ini tuh gampang, yaitu "mau" komunikasi.
Kenapa kata "mau" aku kasih tanda petik?
Ya karena memang benar-benar mau lah kuncinya. Kata mau ini mengacu ke kedua belah pihak. Katakanlah satu orang yg di Silent Treatment ini ingin berkomunikasi, kenapa dia didiemin? Tapi ternyata yang ngediemin ini ya cuma diem aja. Ya tetap saja ga akan kelar masalah nya. Ga akan ketemu titik temu masalahnya. Ya yang namanya manusia kan pasti punya sisi keras kepala dan ego kan?

Nah, permasalahan muncul disini. Kalau salah satu ga bisa diajak komunikasi, maka ada kalanya perlu pihak ketiga. Nah, orang ketiga ini tuh penting banget buat mendamaikan dan menemukan titik tengah permasalah yang menyebabkan Silent Treatment ini. Tapi pastinya ga gampang kan buat cari pihak ketiga.. wkwkk

Jujur penulis sendiri sering di Silent Treatment, ga pernah didengarkan, dan hanya bisa menerima. Akhirnya rasa rendah diri, ga berharga, dan ga bisa berkomunikasi dengan lancarlah hasilnya. Bukan! Bukan karna ga pede itu engga. Tapi lebih ke karena setiap bicara selalu disela dan ga dikasih waktu untuk bicara lah yang membuat masalah ga selesai-selesai. Bahkan dengan pihak ketiga pun ga selesai. Kenapa? Padahal sebelumnya penulis bilang peran pihak ketiga itu penting banget kan?
Yes, pihak ketiga itu sangat penting. Tapi kriteria pihak ketigalah yang leih penting. Karena syarat untuk menjadi pihak ketiga adalah punya wise dan tidak memihak.
Karena korban Silent Treatment berkepanjangan ini pasti sulit untuk mengemukakan isi hatinya. Apalagi kalau si korban ini ga ada teman curhat, introvert, dan punya trust issue yang sudah parah. Boom!! Wassalam deh. Perlu usaha dan waktu lebih banyak untuk bisa "berkomunikasi".

Yah, intinya Silent Treatment itu sangat buruk. Bisa bikin rendah diri, merasa tidak berharga dan tidak dihargai, sulit berkomunikasi, trust issue, dan yang paling parah bisa stress sendiri. Untuk itu sebisa mungkin kalau ada masalah wajib dibicarakan sebelum menjadi besar dan ga selesai-selesai. Entah harus dengan berteriak, marah atau apapun itu yang bisa membuat masalah jelas dan saling menemukan titik tengah nya.

Okey deh teman-teman pencari insight. Itu saja dari penulis. Sehat selalu dan stay waras. Ciaooo..