Translate

Kumpulan Hal-hal yang Menarik..... Menurut si Owner Web ^_^

Jumat, April 24, 2026

Dari Nggak Sengaja Nyemplung ke Kerja Remote Sampai 5 Tahun Jadi Virtual Assistant

Tahun 2020 adalah awal mula perjalanan saya di dunia kerja remote—meskipun saat itu saya sama sekali tidak tahu bahwa pekerjaan yang saya jalani termasuk dalam kategori Virtual Assistant.

Saat itu saya masih kuliah dan sedang menyusun skripsi. Saya mulai mencari pekerjaan yang bisa dikerjakan sambil kuliah, terutama yang tidak mengharuskan saya datang ke kantor setiap hari. Jujur saja, saya sudah lupa menemukan lowongan itu dari mana dan melamar lewat platform apa. Tapi satu hal yang masih saya ingat dengan jelas adalah proses interview yang dilakukan melalui video call.

Waktu itu rasanya cukup menegangkan, karena interview via video call masih terasa baru bagi saya.


Training Singkat, Lalu Langsung Full Remote

Setelah diterima, saya menjalani training selama 3 hari di rumah owner yang berada di Solo. Trainingnya cukup singkat, tapi padat. Setelah itu, saya langsung mulai bekerja secara full remote dari rumah.

Di awal, kami bekerja dalam tim yang terdiri dari 5 orang. Empat orang bertugas menangani chat WhatsApp pelanggan. Seiring waktu, tim mulai mengecil menjadi 3 orang, lalu akhirnya saya menjadi satu-satunya yang menangani operasional e-commerce.

Perubahan itu cukup menantang, tapi juga membuat saya belajar banyak hal baru.


Dari Handle Banyak Platform Sampai Fokus di Satu E-Commerce

Awalnya, saya menangani dua platform e-commerce:

  • Shopee
  • Tokopedia
Kemudian muncul TiktokShop dan berakhir menangani tiga plaform e-commerce sekaligus.

Namun seiring berjalannya waktu, fokus pekerjaan saya berubah menjadi lebih banyak menangani satu e-commerce utama, yaitu Shopee. Untuk platform lain, saya hanya menangani chat dan komplain pelanggan saja.

Jobdesk saya sebenarnya tidak banyak berubah dari awal hingga sekarang, tetapi tanggung jawabnya semakin berkembang.

Saya menangani berbagai tugas administratif, seperti:

  • Membuat laporan penjualan harian
  • Mengelola database produk
  • Memantau stok produk
  • Menyiapkan campaign bulanan di Shopee
  • Mengelola chat pelanggan
  • Menangani komplain

Tanpa saya sadari, pekerjaan administratif yang saya lakukan setiap hari ternyata merupakan salah satu skill penting dalam dunia kerja remote.


Pengalaman Baru: Membuat Campaign WhatsApp

Salah satu pengalaman menarik yang pernah saya jalani adalah saat diminta untuk menangani chat WhatsApp selama sekitar 5 bulan.

Saat itu, saya juga membuat campaign harian melalui WhatsApp Status. Isinya bermacam-macam, seperti:

  • Promo mingguan
  • Diskon spesial di tanggal tertentu
  • Informasi produk baru
  • Notifikasi restock produk

Awalnya terasa sederhana, tapi ternyata kegiatan ini cukup membantu dalam menjaga komunikasi dengan pelanggan.


Jam Kerja Tetap, Tapi Lokasi Fleksibel

Walaupun jam kerja saya tetap dari pukul 08.00 sampai 16.00, cara bekerjanya sangat fleksibel.

Saya bisa bekerja dari mana saja, selama ada koneksi internet yang stabil. Fleksibilitas ini menjadi salah satu hal yang paling saya syukuri dari pekerjaan remote.

Karena bagi saya, bekerja tidak selalu harus berada di kantor. Yang penting pekerjaan tetap selesai dengan baik.


Baru Sadar: Ternyata Ini Termasuk Virtual Assistant

Selama bertahun-tahun menjalani pekerjaan ini, saya tidak pernah benar-benar tahu bahwa pekerjaan saya termasuk dalam kategori Virtual Assistant.

Baru pada Februari 2026, saya mengikuti course SGB VA. Dari situlah saya mulai memahami bahwa pekerjaan yang selama ini saya lakukan—mulai dari administrative hingga handling e-commerce—adalah bagian dari pekerjaan Virtual Assistant.

Di sana saya juga belajar bahwa skill administratif bukanlah hal kecil. Justru sebaliknya, skill ini sangat penting dan layak untuk dibanggakan.

Saya pun menyelesaikan course tersebut dan resmi lulus pada 14 April 2026.

Sejak saat itu, saya semakin menikmati pekerjaan remote dan mulai membuka diri untuk mencari peluang kerja remote lainnya.


Kerja dari Rumah Itu Tidak Apa-Apa, Selama Tetap Produktif

Banyak orang masih berpikir bahwa bekerja dari rumah itu kurang produktif. Padahal kenyataannya tidak selalu seperti itu.

Menurut saya, bekerja dari rumah itu tidak masalah sama sekali, selama kita tetap produktif.

Kalau suasana rumah terasa membosankan, kita juga bisa bekerja dari tempat lain—selama ada internet yang lancar dan pekerjaan tetap bisa diselesaikan dengan baik.

Karena pada akhirnya, yang penting bukan di mana kita bekerja, tapi bagaimana kita menyelesaikan tanggung jawab kita.


Nggak Sengaja Mulai, Tapi Nggak Ingin Berhenti

Kalau saya melihat ke belakang, rasanya lucu juga. Awalnya hanya ingin mencari pekerjaan sampingan sambil mengerjakan skripsi, tapi ternyata perjalanan itu membawa saya masuk ke dunia kerja remote selama lebih dari 5 tahun.

Dan yang paling menarik, semua ini dimulai tanpa benar-benar tahu bahwa pekerjaan tersebut adalah bagian dari Virtual Assistant.

Sekarang, saya justru semakin menikmati dunia kerja remote dan terus mencari peluang baru untuk berkembang.

Buat kamu yang saat ini bekerja dari rumah—atau sedang ingin memulai kerja remote—ingat satu hal:

Kerja dari rumah itu bukan masalah, selama kamu tetap produktif dan terus belajar.

Good luck untuk perjalananmu! 🚀

Tidak ada komentar:

Posting Komentar